Entah Mau Nulis Apa

Sekarang hari-hari terasa begitu menyiksa. Tiap kepikiran Tugas Akhir rasanya… menghela napas terus. Saya seperti ragu bisa menyelesaikan TA saya. Lagi-lagi sepertinya saya sudah salah mengambil keputusan. Ya Allah -_-

Revisi proposal sudah selesai, tapi saya tau ada hal-hal yang belum “siap”. Harusnya setelah proposal selesai direvisi ya tinggal mengesekusi apa yang ada di bab 3. Tapi ini tidak.

Kemarin saya balik ke kosan setelah sekitar seminggu di kampung. Selama di sana saya berusaha untuk sama sekali tidak memikirkan TA sedikitpun. Meskipun sesekali tetap kepikiran TA, tapi saya merasa hidup yang lebih damai selama di kampung.

Sekarang, sudah di kos lagi. Saya belum mulai berkutat kembali dengan TA… rasanya masih malas dan berat. Hela napas lagi… fuh

 

 

Kapan pulang?

Sudah lama tak pulang ke kampung. Sampai-sampai, mamak berulang kali menelepon dan mengirimi sms. Alvin, keponakan saya yang belum genap berusia 4 tahun, bahkan meminta mamaknya untuk menelepon saya. Menanyai kapan saya pulang.

Sudah sekitar 6 bulan saya tak pernah pulang. Waktu terlama selama saya nge-kos. Bukan apa-apa, hanya disibukkan oleh urusan-urusan mahasiswa tingkat akhir. Mencari judul tugas akhir (TA), mengerjakan proposal, sidang proposal dan revisi proposal.

Rumah. Sungguh saya sangat rindu ingin pulang. Terlalu lama di luaran membuat saya sadar, bahwa tak ada tempat selain rumah yang bisa membuat kita betah untuk tetap tinggal. Apalagi segala urusan TA terasa cukup melelahkan, badan dan pikiran.

Yah, Mak… revisi proposal sudah selesai 2 hari yang lalu. Saat ini tinggal sedikit saja lagi yang menghambat aku untuk┬ápulang ke rumah. Aku akan segera pulang.

Revisi Proposal Yang Tak Kunjung Selesai

Saya sidang proposal TA tanggal 13 Februari 2015, hari ini tanggal 8 Maret 2015 which is udah 23 hari berlalu. Saya memang lulus sidang proposal, dengan se-abrek daftar revisian dari ketiga reviewer. Udah 23 hari berlalu tapi revisian belum selesai. Ya, saya udah mulai bosan dengan revisian ini. Saya menyadari bahwa saya salah (lagi) ambil keputusan dalam hidup saya: topik dan studi kasus yang saya ambil untuk TA ini jelas sekali saya tidak memahaminya dan saya merasa ini di luar kemampuan saya.

Rumbai, 8 Maret 2015, 8:40 PM.
Di tengah browsing cari bahan revisian yang gak dapet-dapet >_< sembari rada kesel karena Tontowi/Lilyana gagal quatrick All England setelah kalah 21-10 21-10 (telak loh, gak nyangka) dari Zhang/Zhao.