bola mata

teruntuk Wah, salam hangat.

ini sudah pukul 1:25 pagi dan aku belum tidur. sebenarnya badan sudah capek, mata sudah lelah, tapi pikiran masih belum mau mengistirahatkan. banyak sekali yang menjadi pikiran, salah satunya ingin kembali menulis di sini. seharusnya kalau saja tidak berpikir nanti nanti pasti sedari buka bareng 2 sahabat SMA kemarin sudah banyak tulisan yang nangkring di bayangkedua ini. tentang si dua sahabat SMA itu berikut mimpi-mimpi dan semangatnya untuk belajar ke negeri orang yang semakin menyala. tentang keluarga dan kampung halaman yang di pikiranku sempat terlintas bahwa ke sana lah kita (pelajar) akan kembali. tentang renungan diri yang terus tak berbenah dan sepatutnya pelan-pelan semuanya harus diperbaiki. tentang bola mata yang kini tampak tak putih-bening lagi kemudian berpikir adakah cara agar bola mata ini kembali lagi seputih-bening semula, ah juga mata panda pun terpikir olehku.

harus disempatkan waktu untuk menuliskannya.

1:41
baiklah, sebaiknya paksakan saja pikiran ini memejamkan mata, mengistirahatkan badan, di waktu malam yang hanya tersisa beberapa jam saja.
sebab pagi adalah waktu dimana jiwa seperti kembali baru.

Wah’s room
Sekembalinya dari kampung halaman

Advertisements

Beli kedondong uang receh, komen dong biar kece.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s